Sabtu, 30 Juni 2012

Sajak Bulan dan Bintang



Bulan
Bulan pucat merenung sendiri
Merasakan jaraknya dengan bintang

Bulan sendiri
Bulan sendiri mennunggu bintangnya mendekat
Bulan melupakan takdirnya bersama malam

Bintang dan bulan
Bintang hanya tersenyum melihat bulan menerangi malam
Bintang menggapai bulan, tapi hanya angan
Bintang lupa dengan jaraknya
Bulan melihat bintang menatapnya sendu, bintang berpaling
Bulan kembali pada malamnya, tanpa lupa si bintang sendu
Bintang tak meredup, bintang menerang, bulan terlupakan
Bintang tak melupakan bulannya, bintang tetap menatapnya
Cahaya bintang menyentuh bulan, bulan menatap bintang sendunya dulu
Bintang ingin membawa bulan bersama cahayanya
Bulan menggeleng, bulan memilih jalannya, malam
Bintang menangis, memudar, menggelap
Bulan memeluknya, menguatkan bintang, membagi cahayanya
Menyakinkan bintang, menerangi malam bersama
Memperindah langit bersama meski saling berjauhan dan tak se-takdir

Bintang
Tuhan
Kenapa aku tak bisa membuka pintu itu lagi
Kenapa berat untuk meninggalkan bulan
Melihat dia bercengkrama dengan malam
Ingin aku menemaninya tuhan
Tapi
Tapi dia tak ingin kutemani
Tuhan berikan aku kunci hatiku kembali
Mintakan kunciku dari bulan itu…

June 26 2012
Riska_Indri



Tidak ada komentar:

Posting Komentar