Senin, 18 Juni 2012

radit's love letter


Kepada kamu dengan penuh kebencian

Kepada kamu,
Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta. Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu, tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak, selalu menebak-nebak. Aku benci deg-degan menunngu kamu online. Dan, disaat kamu muncul, aku akan tiduran tengkurap, bantal di bawah dagu, lalu berpikir, tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu, di sebarang sana bisa tertawa. Karena, kata orang, cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa. Mudah-mudahan itu benar

how can i love when i'm afraid to fall


Ya begitulah yang kurasakan sekarang, aku yang dengan segala yang kumiliki mencoba untuk merangkai cinta yang pernah terburai.  Merangkainya satu per satu, memeluknya agar tak terpecahkan lagi. Kuletakkan dan tak ku sentuh, jauh di dalam hatiku. Tapi aku tak pernah meninggalkannya, aku selalu memperhatikannya, selalu dan selalu.
Berharap ada yang menemani menariknya dan menjaganya bersamaku. Sendiri dengan senyum dan tawaku kesembunyikan hati yang terluka itu. Mengobatinya perlahan. Tapi entah mengapa, ketika dia datang menawarkan dirinya untuk menemaniku, aku menutup rapat dan mengunci hatiku. Bersembunyi di ruang amanku, menjaga hatiku agar tak terburai lagi. Memastikan dia telah pergi dan keluar untuk melihatnya tersenyum dengan yang lain, kemudian menangisi senyumnya untuk yang lain. Aku yang takut terjatuh, bukan hatiku. Aku yang takut terluka, bukan hatiku. Aku yang takut berharap, bukan hatiku. Aku yang ingin bersembunyi bukan hatiku. Maafkan aku yang tak pernah siap, maafkan aku yang terkadang lupa dengan mu, maafkan aku yang selalu membiarkanmu sendiri.